Membuat Monas dengan Coding Pascal Graph Unit

Membuat Monas dengan Coding Pascal Graph Unit - hello sobat kali ini saya akan membagikan hasil dari tugas mata kuliah saya tentang bahasa pemrograman pascal, program ini menggunakan uses unit Graph, jadi jika anda ingin membuat sebuah Graph berupa gambar-gambar shape, line dlln, anda perlu menggunakan pascal yang mempunyai Gpu.unit, sehingga aplikasi anda support dengan coding ini.

lanjut ke artikel ini, jadi ini adalah tugas dari mata kuliah grafika, sengaja saya arsipkan disini agar tidak hilang dan juga bisa berbagi kepada teman - teman Codingers disini, tentunya agar sama-sama mengerti dan bisa coding, dalam tugas grafika ini sebelumnya saya menggambarkannya pada kertas milimeter blok yang saya asumsikan titik-titik berupa pixel dan letak koordinat yang akan saya gambar dengan menyatukan garis. lebar dan panjang kertas saya asumsikan sebagai lebar layar.

dengan penggambaran awal pada kertas milimeter blok saya dapat memulai procedure-procedure apa saja yang saya lakukan di coding, dan fungsi-fungsi apa saja yang saya gunakan, Langsung saja berikut ini adalah codingnya.

program car;
uses crt,graph;
const jari=580;
var driver,mode,i:integer;
    xpusat,ypusat:integer;
begin
 clrscr;
 driver:=detect;
 initgraph(driver,mode,'');
 xpusat:=getmaxx div 2;
 ypusat:=getmaxy div 2;
 setfillstyle(1,white);
 floodfill(getmaxx,getmaxy,white); {escrim}

 setcolor(0);

 {tangga kota}
 i:=0;
 repeat
  rectangle(xpusat-200-i,getmaxy-90+i,xpusat+200+i,getmaxy-85+i);
 i:=i+5;
 until i>50;

 circle(550,200,25); //matahari

 {awan kanan}
 ellipse(xpusat+250,ypusat-150,15,180,50,30);
 ellipse(xpusat+300,ypusat-120,0,95,50,40);
 ellipse(xpusat+200,ypusat-120,180,90,30,30);
 line(xpusat+170,ypusat-120,xpusat+350,ypusat-120);

 {awan kiri}
 ellipse(xpusat-130,ypusat-80,15,180,50,30);
 ellipse(xpusat-80,ypusat-50,0,95,40,40);
 ellipse(xpusat-180,ypusat-50,180,90,30,30);
 line(xpusat-210,ypusat-50,xpusat-40,ypusat-50);

 setfillstyle(1,yellow);
 floodfill(550,200,0);

 rectangle(0,getmaxy-80,getmaxx,getmaxy);
 setfillstyle(9,green);
 floodfill(xpusat,getmaxy-20,0);

 {konstruksi monas}

 //escrim
 ellipse(xpusat,64,170,100,10,25);
 ellipse(xpusat-10,60,0,70,20,35);
 ellipse(xpusat-5,40,0,85,3,13);

 //beton
 line(xpusat-10,81,xpusat-20,getmaxy-200);
 line(xpusat+10,81,xpusat+20,getmaxy-200);
 line(xpusat,81,xpusat,getmaxy-110);
 rectangle(xpusat-140,getmaxy-200,xpusat+140,getmaxy-180);
 rectangle(xpusat-20,60,xpusat+20,65);
 rectangle(xpusat-25,65,xpusat+25,80);
 ellipse(xpusat-130,getmaxy-90,0,90,80,89);
 ellipse(xpusat+130,getmaxy-90,180,90,80,89);
 ellipse(xpusat,getmaxy-80,0,180,jari,jari+30);

 setfillstyle(1,14);
 floodfill(xpusat,57,0); {escrim}

 {wawrna kota}
 setfillstyle(1,1);
 floodfill(xpusat+50,ypusat,0);

{pewarnaan}
rectangle(xpusat-10,getmaxy-110,xpusat+10,getmaxy-90);

setfillstyle(1,8);
floodfill(xpusat+2,ypusat+153,0); {balok}
floodfill(xpusat+2,ypusat+180,0);

{kota jakarta}
i:=20;
repeat;
    setfillstyle(1,3);
    begin
    bar(350,180+i,450,200+i);
    end;
i:=i+30;
until i>400;

i:=20;
repeat
     //kotakiri
     rectangle(180+i,340-i,300+i,getmaxy-80);
     rectangle(220+i,300-i,230+i,270-i);
     rectangle(200+i,340-i,280+i,300-i);
     i:=i+140;
until i>200;

i:=20;
repeat
     //kotakanan
     rectangle(xpusat+220+i,300,xpusat+260+i,310);
     rectangle(xpusat+210+i,310,xpusat+270+i,320);
     rectangle(xpusat+200+i,320,xpusat+280+i,getmaxy-80);
     i:=i+100;
until i>200;
     //kotakanan2
     rectangle(xpusat+430,400,xpusat+500,getmaxy-80);
     rectangle(xpusat+440,390,xpusat+490,400);
     rectangle(xpusat+450,365,xpusat+460,390);
i:=20;
repeat;
    bar(xpusat+440,390+i,xpusat+490,410+i);
i:=i+30;
until i>210;

i:=20;
repeat;
    setfillstyle(1,3);
    begin
    bar(210,310+i,310,330+i);
    bar(xpusat+230,310+i,xpusat+290,330+i);
    bar(xpusat+330,310+i,xpusat+390,330+i);
    end;
i:=i+30;
until i>280;
i:=20;
repeat;
    setfillstyle(1,3);
    begin
    bar(350,180+i,450,200+i);
    end;
i:=i+30;
until i>400;

 {pintu}
 setfillstyle(1,0);
 floodfill(xpusat+2,getmaxy-108,0);
 setfillstyle(1,9);
 floodfill(xpusat,20,0);

 {akhir ellipse}
 setcolor(9);
 settextstyle(5,horizdir,3);
 outtextxy(xpusat+210,ypusat-150,'MONAS');
for i:=1 to 15 do
begin
 setcolor(i);
 settextstyle(5,horizdir,3);
 outtextxy(xpusat+180,ypusat-110,'JAKARTA');
 delay(300);
end;

 readln;
end.
dari koding di atas, maka akan menghasilkan output berikut ini :
Mungkin gambar yang dihasilkan kurang bagus seperti monas aslinya -_- , anda dapat melengkapi juga, alasannya karena saya bukan orang jakarta wkkwkw, jadi gambar aslinya di atas sebelumnya adalah Vector kalian dapat mencarinya di Google dengan kata Kunci Vector Image, dengan menggunakan vector image akan sangat mudah menerapkan atau mengimplementasikannya kedalam coding pascal Graph Unit untuk membuat suatu bentuk gambar.

Anda hanya perlu memahami sedikit gambarnya dan pemahaman juga tentang graph procedure di pascal serta, koordinat-koordinat yang ada, terpenting resolusi layar laptop/pc tempat kalian ngoding (ini sangat berpengaruh terhadap hasilnya).

Penjelasan Koding. :

Const : Jari .di dalam koding saya menerapkan konstanta atau nilai tetap yang telah saya tentukan, hal ini agar saya tidak mengulang koding. konstanta Jari ini digunakan untuk Membuat Lingkaran Biru besar pada gambar. Constanta nilainya digunakan Pada Procedure Ellipse.

Variabel i:integer : variabel "i" sebagai patokan untuk membuat suatu nilai integer, variabel ini digunakan pada perulangan REPEAT UNTIL, disini saya menggunakan Repeat Until karena lebih mudah dan lebih ringkas, dari pada harus menggunakan for to do atau while do. itu menurut analisa saya. nilai ini digunakan pada procedure rectangle (pembuatan tangga), procedure bar (kota jakarta).

Variabel xpusat,ypusat : jika kalian perhatikan pada coding, saya membuat 2 variabel baru di awal. variabel ini sebenarnya saya gunakan untuk mempersingkat fungsi graph kata Getmaxx dan getmaxy, anda dapat mengganti nama variabel seperti xp/yp, selain itu mengapa saya namakan xpusat, karena disini Getmaxx dan getmaxy saya ingin mendapatkan nilai tengahnya dengan DIV 2, sehingga titik koordinat akan tepat pada tengah layar laptop, dan semua procedure yang menggunakan nilai variabel xpusat dan ypusat sebagai koordinatnya maka akan tepat di tengah layar monitor pc/laptop anda.

contoh procedrue line dan Rectangle, Ellips pada penggambaran (konstruksi monas) , sihlakan anda cek di koding yang telah saya tandai. Untuk warna latar disini saya menggunakan setfillstyle awal warna Putih. karena akan sangat mudah untuk procedurenya melakukan pewarnaan pada garis maupun bentuk-bentuk yang lain, sehingga warna tidak akan keluar pada gambar yang ingin diberi warna.
Catatan :
hal terpenting untuk membuat Graph unit dan memberi warna adalah memberi batas untuk warna dan warna batas tidak boleh sama dengan warna bentuk procedure yang ingin anda beri warna, karena jika sama akan membuat warnanya keluar dari bentuk tersebut. Dan satu lagi anda perlu menempatkan posisi floodfill atau tempat warna pertama kali muncul harus berada pada dalam garis bukan di luar garis, contoh mewarnai kotak, maka floodfill koordinatnya harus berada pada dalam kotak.

untuk Animasi Text begerak berganti warna, di sini saya menggunakan For To do, anda dapat melihat koding paling bawah, warnanya akan berganti secara otomatis sesuai nilai variabel i yang muncul sebanyak 15x.

ok sobat codingers, itulah artikel kali ini, semoga dapat bermanfaat untuk anda pelajari, bagi yang masih bingung dapat bertanya, jangan segan untuk terus mampir ke blog ini, karena akan update selalu seputar bahasa pemrograman komputer. Terimakasih bagi kalian yang telah membaca dan setia berkunjung. thanks.

Perintah - perintah yang ada pada Assembly (bahasa rakitan/mesin)

Perintah - perintah yang ada pada Assembly (bahasa rakitan/mesin) - hello codingjenius, pada artikel kali ini, saya akan membagikan perintah - perintah coding yang ada pada bahasa assembly, dan bisa anda kerjakan dengan melakukan perintah debug langsung melalui CMD.

kita ketahui dulu apa itu debug, debug digunakan untuk melacak atau mencari kesalahan, debug mempunyai ekstensi *.com, debug adalah sebuah program yang digunakan untuk melihat, mengedit dan menyimpan data ke dalam memori atau sebuah disk.
Perintah - perintah yang ada pada Assembly (bahasa rakitan/mesin)
ada beberapa hal yang perlu kita perhatikan sebelum menggunakan program debug :
1. debug hanya mengenal dan selalu bekerja dengan bilangan - bilangan hexadecimal, jadi anda perlu menconversi untuk melakukan proses - proses aritmatika dan juga harus mengetahui bilangan - bilangan hexa - desimal maupun sebaliknya.
2. debug bekerja dengan penunjuk ke segment-segment memori menggunakan format segment dan offset.
3. debug merupakan saran perangkat lunak yang mampu menjelajah ke daerah - daerah perangkat yang paling dalam atau disebut very low level access.

perintah - perintah (commands) dalam debug :

1. A (assemle / Address).
fungsi : memulai pembuatan program assembly dengan debug
syntax : A<offset>
Offset meruapkan segment pembuatan memori tempat pengetikan program dimulai, biasanya pada offset 100h, perbedaan antar TASM dan Debug berikut ini.

TASM
DEBUG
COMMENTS
MOV AX,1234
MOV AX,1234
Place 1234 into AX
MOV AX,L1234
MOV AX,[1234]
Contents of add. 1234 to AX
MOV AX,CS:1234
CS:MOV AX,[1234]
Move From Offset of CS
MOV Byte ptr …
Movesb
Move Byte string
Move Word ptr …
Movsw
Move word string
ret
Ret
Near return
ret
Retf
Far return

contoh penggunaan perintah Asssembler :

-A100
0FD8:0100
ket : teerlihat diseblah kiri huruf A terhadap angkat yang merupakan pernyataan segment dan offset dimana program ditempatkan.

2. C (Compare)
Fungsi : membandingkan isi sebuah blok memori dengan isi blok memori lainnya
Syntax : C
Contoh 1: -C 0100 L10 0200
Berarti memulai offset 0100 sebanyak 16 byte (10 hexa) bandingkan dengan offset 0200.
Hasil yang dimunculkan hanyalah nilai-nilai yang berbeda pada setiap segment. Contoh
2: bandingkan isi antara DS:0100 dengan DS:0200 dengan panjang 8.


3. D (Dump)
Fungsi : menampilkan data yang tersimpan pada segment memori dan offset sebanyak
128 byte.
Syntax : D
Segment, offset: segment memori yang akan ditampilkan datanya
Contoh : -d CS: 80


4. E (Enter/Edit)
Fungsi : Untuk mengisi atau mengubah data yang terdapat pada memori yang ditunjuk
Segment & offset.
Syntax : E
Segment, offset: segment memori yang akan diedit
Contoh : - E 0100


5. F (Fill)
Fungsi : Untuk mengisi lokasi memori.
Beberapa perintah F:
F 0100 L1 41


6. G (GO)
Fungsi : Menjalankan/mengeksekusi program.
Contoh -G 276 47c 528 347


7. H (Hex)
Fungsi : Melaksanakan penjumlahan dan pengurangan terhadap 2 bilangan hexa.
Syntax : H
Contoh : -h 3 4
0007 FFFF
-h 5678 1234
68AC 4444


8. I (Input)
Fungsi : Untuk membaca byte data dari setiap I/O port di dalam computer. Segment port
bisa berupa 1 atau 2 segment byte. Debug akan membaca port dan menampilkan isi
Contoh : -I 3FD
60


9. L (Load)
Fungsi : membaca data yang tersimpan pada disk
Sintaks : L
Segment,offset: Segment memori untuk menampung hasil instruksi load.
No_Disk : 0=A, 1=B, 2=C, dan seterusnya.
No_Sector : nomor sector pada disk yang akan kita baca.
Jlh_Sector : jumlah sector yang akan kita baca
Contoh : L CS:80 3 0 1
Untuk membaca drive D pada sector ke-0 sebanyak 1. Sector akan disimpan di segment
memori CS:80


10. M (move)
Fungsi : memindah atau menyalin data yang ada di suatu lokasi memori ke segment
memori lainnya,
Syntax : M
Contoh : -M D100 K 5F 0150


11. N (Name)
Fungsi : Untuk memberikan nama file pada program com yang telah dibuat dengan
debug, tetapi masih belum disimpan
Syntax : N[drive]:[nama program].COM
Contoh : -n cekdisc.COM/f


12. O (Output)
Perintah ini merupakan kebalikan dari perintah input.
Contoh : -0 5FC 1


13. P (Proceed)
Fungsi : Menjalankan looping, instruksi perulangan string, interrupt software atau
subroutine.
Syntax : p[=address] [number]


14. Q (Quit)
Fungsi : Untuk kembali ke DOS-prompt atau Keluar dari program.
Contoh : -Q


15. R (Register)
Fungsi : Menampilkan informasi komposisi register-register di dalam mikroposesor,
segment memori serta isi dari segment memori tersebut.
Syntax : R atau RCX
Contoh : R atau RAX


16. T (Trace)
Fungsi : Untuk menjalankan baris program assembly selanjutnya yang sedang di debug.
Contoh : - t = 100 5 atau -T


17. U (Unassemble)

Fungsi hamper sama dengan perintah List pada BASIC. Apabila mengetik U maka
terlihat program yang sedang aktif saat itu.
Contoh : -U atau -U 026E atau -U 100 L 0010


18. W (Write)

Fungsi : Menyimpan data ke dalam disk
Syntax : W ,,


19. ?
Fungsi : menampilkan layar help pada beberapa versi dari debug


itulah beberapa perintah - perintah di assembler, untuk kalian yang ingin belajar assembly di blog saya ini, saya harap bisa memahami dan melihat - lihat perintah - perintah tersebut lebih awal, apalagi bagi anda yang baru mengenal bahasa rakitan atau assembly.

perintah perintah tersebut referensi dari Modul praktikum kuliah saya di USTJ - teknik informatika, saya angkatan 2015, salam bagi kakak, dosen, maupun adik - adik yang telah membaca di blog saya ini, thanks.

Graph Unit Pascal : membuat Jaring Kotak dengan Perulangan

Graph Unit Pascal : membuat Jaring Kotak dengan Perulangan - perulangan pada pascal identik dengan kondisi statement yang di ulang nilai variabelnya, sehingga nilai tersebut bisa bertambah banyak bisa menuju banyak min atau max, dan pada pembahasan artikel kali ini, saya akan membagikan koding perulangan yang di gunakan untuk membuat gambar jaring di Graph pascal.

disini kita dapat memanfaatkan garis dari procedure line di Graph unit, perulangan yang terjadi pada line akan bisa membentuk jaring sesuai koordinat x dan y yang kita tentukan sesuai resolusi layar anda, berikut koding dan outputnya.
program garis;
uses crt,graph;
var driver,mode,i:integer;
begin
   driver:=detect;
   initgraph(driver,mode,'');
   i:=40;
   repeat;
     line(i,0,i,getmaxy);
     line(0,i,getmaxx,i);
     i:=i+40;
   until  i>getmaxx;
   readln;
end.
berikut tammpilan output dari program diatas.
Graph Unit Pascal : membuat Jaring Kotak dengan Perulangan

contoh lain bisa juga menggunakan perulangan For To do , sesuaikan saja nilainya. dan logika programnyapun sama, berikut contoh kodingnya.
program garis;
uses crt,graph;
var driver,mode:integer;
    i:byte;
begin
driver:=detect;
initgraph(driver,mode,'');
for i:=0 to 32 do
begin
 line(40+i*40,0,40+i*40,getmaxy);
 line(0,40+i*40,getmaxx,40+i*40);
 end;
readln;
end.

itulah 2 contoh perintah perulangan yang bisa anda coba, anda bisa juga mencobanya menggunakan While do, intinya disini program hanya melakukan perintah perulangan nilai yang telah di deklarasikan di variabel dan variabel tersebut ada di dalam parameter procedure.

#keterangan.
- untuk yang menggunakan perulangan Repeat Until, i di constantakan 40, karena saya ingin memberikan nilai koordinat awal x dan y di titik 40, sehingga garis dapat membentuk Gambar geometri kotak, selanjutnya untuk procedure line pertama, variabel i tersebut di letakkan pada koordinat x awal dan x akhir agar dapat melakukan looping garis vertikal ke bawah dengan di tambah koordinat y awal 0 dan y akhir max.
- sebaliknya untuk procedure line ke dua, menempatkan variabel i di koordinat y awal dan akhir agar dapat melooping garis horizon ke kanan.

- penjelasan i:=i+40, maksudnya agar dapat memberikan jarak 40 untuk perulangannya, dan perintah penutup until terakhir adalah i akan berhenti nilainya ketika telah terpenuhi hingga sama atau lebih dari nilai koordinat x max.

- untuk penjelasan perulangan FOR to Do, for i awal saya letakkan defauld 0 menuju ke 32, yang berarti akan melakukan perulangan hingga 32 kali dimulai dari 0. variabel i akan di tambahkan dan dikalikan 40 untuk membuat sebuah kotak, dikali 40 agar dapat mempunyai jarak 40 di koordinat x  maupun y.

itulah, sedikit penjelasan tentang koding bahasa pemrograman pascal di atas, kalian dapat mempelajari dan mencobanya sendiri, banyak - banyaklah bereksperimen, koding akan lebih baik jika memori yang digunakan sedikit dan kodingnya sedikit atau tidak banyak koding procedure dari statement.

terimakasih bagi kalian yang selalu belajar di blog saya ini, sihlakan baca - baca dan belajar artikel saya yang lainnya, jika berkenan ilmu ini sihlakan dibagikan jika bermanfaat buat anda dan orang di sekitar anda, thanks. semmoga bermanfaat.

contoh Program Atribut private dan public di bahasa C

contoh Program Atribut private dan public di bahasa C - hello sobat, posting ini melanjutkan posting sebelumnya tentang penggunaan class dan atribut yang ada di bahasa c, dan pada kali ini saya akan membagikan contoh program dari 2 atribut tersebut, yaitu private dan public, langsung saja berikut contoh programnya

Public Atribut.

Source code :
Tampilan Output isi data :
Tampilan hasil data yang di isi : 

Private Atribut.

Source code :
Tampilan hasil data yang di isi : 


dari program diatas dan melihat source codenya sudah jelas, perbedaan dari dua atribut tersebut terdapat pada, penulisan langsung di koding data - datanya untuk private dan public perlu di ketikkan saat program baru di jalankan, jadi private hanya menampilkan program saja tidak dengan mengisi data atau form.

mempelajari Array Of Struct di bahasa C

Array Merupakan Deretan data yang tipenya sama, sedangkan struct merupakan kelompok data yang bertipe berbeda. jika ingin membuat suatu deretan data yang tipenya berbeda maka digunakan gabungan antara array dan struct.

Misalnya untuk membuat satu data mahasiswa yang terdiri dari NIM bertipe char, Nama bertipe char dan usia bertipe integer maka digunakan struct. tapi bagaimana jika jumlah data mahasiswa tersebut lebih dari satu ?. solusinya untuk masalah tersebut adalah data mahasiswa ( struct ) dimasukkan dalam array, sehingga tercipta larik (array) data mahasiswa (struct).

Langkah - langkah dalam membuat array of struct adalah sebagai berikut.

1. Buat tipe data struct. contoh :
   struct mahasiswa
       {
        char nim[8];
        char nama[50];
        int usia;
        };
2. tampunglah struct yang telah dibuat ke dalam variabel bertipe array. contoh
mahasiswa mhs[10];
code tersebut berarti variabel mhs adalah array 10 elemen, yang mana tiap - tiap element bertipe struct yang berisi nim, nama dan usia.

contoh program :
output program (input data) :
 output program hasil input data :

Mengenal Class & Atribut di bahasa C

hello sobat, posting kali ini membahas tentang class dan atribut yang ada pada bahasa program C dan ini sangat penting juga bagi anda yang ingin mengetahui lebih dalam bahasa program c ini.

class dan atribut biasa digunakan dalam pemrograman berorientasi object. Class adalah cetak biru atau dalam bahasa populer program inggrisnya ( blue print) dari suatu object. Sedangkan object merupakan Representasi dari Object dunia nyata.

untuk atribut sendiri merupakan kelengkapan atau property dari class.misalnya object mahasiswa, dalam dunia nyata, object mahasiswa memiliki kelengkapan seperti nama, nim, jenis kelamin dlln.

demikian juga dalam pemrograman class mahasiswa memiliki atribut nama,nim,jenis kelamin dan sebagainnya.

sintax dalam pembuatan class adalah sebagai berikut.
class nama_class
{
   public/private:
    tipe_data atribut_1;
    tipe_data atribut_2;
    ...................
    tipe_data atribut_n;
};
dalam atribut terdapat dua jenis atribut yaitu public dan private, atribut yang berjenis public memungkinkan atribut tersebut dapat di akses dari luar class, sedangkan atribut berjenis private hanya dapat di akses dari dalam class.

pengenalan Dasar Bahasa Pemrograman C

pada posting kali ini, saya akan membagikan Materi pengenalan dasar program bahasa program C. ini adalah tingkatan dari bahasa program sebelumnya Yaitu bahasa pascal, meskipun ada persamaannya sedikit namun jika dibandingkan bahasa program C ini lebih singkat, dan bahasa program C dan C++ sama hanya lebih berkembang algoritmanya menjadi lebih singkat.

Fungsi

Program C pada hakekatnya tersusu atas sejumlah blok fungsi. Sebuah program minimal mengandung sebuah fungsi. Setiap fungsi terdiri dari satu atau beberapa pernyataan yang secara keseluruhan dimaksudkan untuk melaksanakan tugas khusus. Secara umum, fungsi mempunyai bentuk sebagai berikut:
Nama-fungsi (daftar parameter)
Deklarasi parameter;
{
Bagian isi fungsi;
}

2. Fungsi main()

Fungsi main() harus ada pada program, sebab fungsi inilah yang menjadi titik awal dan akhir eksekusi program. Tanda { diawali fungsi menyatakan awal tubuh fungsi dan juga sebagai awal program dijalankan, sedangkan tanda } di akhir fungsi merupakan akhir bagian isi fungsi dan sekaligus adalah akhir dari eksekusi program.

3. Fungsi printf()

Fungsi printf() merupakan fungsi yang umum dipakai untuk menampilkan suatu keluaran pada layar. Dalam bentuk umum, format printf() adalah sebagai berikut:
Printf(“Kontrol string”, daftar pernyataan);
String kontrol dapat berupa satu atau sejumlah karakter yang akan ditampilkan ataupun berupa penentu format yang akan mengatur penampilan dari argumen yang terletak pada daftar argumen. Mengenai penentu format diantaranya berupa :
%d untuk menampilkan bilangan bulat (integer)
%f untuk menampilkan bilangan pecahan
%c untuk menampilkan sebuah karakter
%s untuk menampilkan sebuah

4. Praposesor #include

#include merupakan salah satu jenis pengarah praprosesor yang dipakai untuk membaca file yang dinamakan file-judul (header file). File-judul yaitu file yang diantaranya berisi deklarasi fungsi dan definisi konstanta. File ini mempunyai ciri yaitu nama file-nya diakhiri dengan extensi .h, misalnya = stdio.h.

contoh program sederhana : 
#include <stdio.h>
#include <conio.h>
main() {
printf("Belajar Bahasa C\n");
printf("Program Studi Teknik Informatik S1");
getch();
return(0);
}

akan menampilkan output sebagai berikut : 
Belajar bahasa C
Program Studi Teknik Informatik S1

contoh lainnya :
#include <stdio.h>
#include <conio.h>
main() {
printf("Nama Mahasiswa : %s", "Muhiddin\n");
printf("Jurusan: %s", "T.informatika s.1\n");
printf("NIM: %d\n", 15411051);
printf("Phone: %s\n", "0813000000");
getch();
}

output program C :

Belajar Dasar - dasar HTML untuk Pemula

Belajar Dasar - dasar HTML untuk Pemula mudah dan cepat - hello sobat ,posting kali ini saya akan membagikan tentang bahasa Web HTML, tentunya dengan mudah dari dasar agar anda memahami apa itu bahasa web dan tentang coding - coding, yang akan anda buat serta diterapkan.

HTML (hypert Markup Language) merupakan Bahasa berbasis web , yang paling umum struktur kodenya dibuat untuk menciptakan sebuah halaman di internet, pada perambaan browser www dan situs berdomain lainnya.
Belajar Dasar - dasar HTML untuk Pemula
salah satu contoh halaman web adalah sebuah template blog yang saya sedang pakai, atau yang sedang anda kunjungi, sebenarnya ini terdiri dari beberapa rangka tag HTML dan beragam gabungan dari Kode CSS dan javascript serta dilengkapi dengan Jquery.

maka dari itu untuk dasar-dasar pengetahuan kode - kode HTML saya akan bagikan secara mendasar, di blog ini, dari yang dasar - lanjutan - dan tingkat tinggi. dan yang paling umum dalam belajar html kita wajib mengetahui sebuah tag - tag di dalam bahasa HTML, seperti tag <li> , tag <img> , tag <span> , tag <a> ,tag <div>, <table> , <form>.

Belajar Dasar - Dasar HTML Untuk Pemula

Untuk dasarnya di sini saya menyediakan Judul artikel dasar - dasar HTML untuk pemula dari Pengenalan - Dasar Penerapan Tag-tag HTML, anda dapat terus membaca lebih lengkap pada judul - judul dibawah ini yang telah saya rangkum judul artikel dasar - dasar pada HTML.

Sihalakan dibaca artikel - artikel saya dari judul - judul diatas, anda dapat bertanya pada Form komentar yang disediakan di bawah artikel ini, artikel ini akan saya update berdasarkan dasar-dasar penerapan HTML yang mudah kusus pemul, terimakasih.

Belajar membuat HTML style

Belajar membuat HTML style - posting kali ini saya akan membahas dan mengajarkan kepada anda tentang membuat style pada HTML, style pastinya tidak jauh - jauh dari design maupun pewarnaan, ukuran dlln. sebenarnya penggunaan style di HTML sangat mini digunakan dan lebih banyak penerapannya pada HTML.

ATTRIBUTE PADA STYLE 

tag style berdiri sendiri pada HTML namun mempunyai pasangan dengan tag - tag yang ingin diberi style. jadi jika ingin membuat style pada HTML , cukup menambahkan syntax seperti ini setelah tag maupun id element HTML :
style="property:value;"
contoh penerapan sederhana dengan tag h1 :
<h1 style="property:value;">

HTML background COLOR.

memberikan warna pada background HTML , biasanya pada halaman web, akan hanya tercipta dengan warna putih standart. yang merupakan warna standart halaman web browser atau color default, warna ini bisa diubah dengan memasanga nilai attribute pada style pada tag body.

pada HTML hampir seluruh warna dapat dipakai dan penggunaan warna dipakai bukan saja dengan konstanta red, yellow ,blue dlln. namun penggunaan angka dan huruf bisa digunakan. seperti warna hitam black sama dengan = 000 dan warna putih sama dengan fff

sebelumnya jika anda mau memahami tentang warna bisa lihat di sini KODE WARNA. untuk kode - kode warna selain red,yellow,blue dlln.

untuk HTML background color contoh struktur kodenya seperti ini di tag <body> :
<body style="background-color:red;">
<body style="background-color:#ADD8E6;"> 
Dan berikut ini adalah contoh penerapannya dengan struktur HTML .
<!DOCTYPE html>
<html>
     <body style="background-color:lightblue;">
     <head>
            <title>Belajar HTML</title>
      <head>
         <h1>Mengenai HTML Tittle Attribut</h1>
         <p>hello ini adalah halaman web yang terdiri dari struktur html</p>
  </body>
</html>
Belajar membuat HTML style

HTML TEXT COLOR.

pada umumnya kita melihat warna - warna teks HTML dengan warna hitam, namun dengan penerapan style maka nilai warna hitam dapat diubah sesuai nilai yang diterapkan pada style. contohnya , seperti ini :
<h1 style="color:red;">Ini adalah Heading 1</h1>
<p style="color:lightblue;">Ini adalah sebuah paragraf</p> 
Contoh penerapan pada struktur HTML.
<!DOCTYPE html>
<html>
     <body style="background-color:lightblue;">
     <head>
            <title>Belajar HTML</title>
      <head>
         <h1 style="color:red;">Mengenai HTML Tittle Attribut</h1>
         <p style="color:blue;">hello ini adalah halaman web yang terdiri dari struktur html</p>
  </body>
</html>
Belajar membuat HTML style

HTML Fonts

tiap font pada HTML umumnya hanya standart style font text biasa, dan dengan property nilai style anda dapat mengubah jenis font yang ingin digunakan pada halaman web browser. seperti heading anda dapat membuat style yang berbeda di tiap text, judul maupun paragraf. contohnya seperti di bawah ini :
<h1 style="font-family:verdana;">Ini adalah sebuah Judul h1 </h1>
<p style="font-family:courier;">ini adalah sebuah paragraf</p> .

HTML Text Size

yang mungkin anda ketahui bahwasannya ukuran pada font atau text di HTML mempunyai ukuran yang standart dengan ukuran 11px , namun dengan nilai style anda dapat mengubah ukurannya sesuai ukuran yang anda inginkan, beberapa ukuran meliputi tp,em, px, dan % . semuanya memiliki perbedaan ukuran.

jika menggunakan "%" (persen) maka text akan menjadi responsif terhadap halaman web browser maupun id element lainnya. namun jika menggunakan Px (pixel) ukuran text atau huruf tidak akan berubah.anda dapat mengetest ukuran - ukuran tersebut pada tag - tag yang anda gunakan.

contohnya seperti berikut ini :
<h1 style="font-size:300%;">INI MERUPAKAN SEBUAH JUDUL</h1>
<p style="font-size:160%;">ini merupakan sebuah paragraf</p>

Contoh penerapan pada struktur HTML.
<!DOCTYPE html>
<html>
     <body style="background-color:lightblue;">
     <head>
            <title>Belajar HTML</title>
      <head>
         <h1 style="font-size:300%;">INI MERUPAKAN SEBUAH JUDUL</h1>
         <p style="font-size:160%;">ini merupakan sebuah paragraf</p>
  </body>
</html>

Belajar membuat HTML style

HTML Text Alignment

text aligment merupakan property dari text element html, mempunyai fungsi untuk meletakkan text pada sisi kanan, kiri maupun di tengah, kodenya berupa center,left,right,end, seperti berikut ini :
<h1 style="text-align:center;">JUDUL DI TENGAH</h1>
<h1 style="text-align:left;">JUDUL DI KIRI</h1>
<h1 style="text-align:right;">JUDUL DI KANAN</h1>
Contoh penerapan dengan struktur HTML :
<!DOCTYPE html>
<html>
     <body style="background-color:lightblue;">
     <head>
            <title>Belajar HTML</title>
      <head>
         <h1 style="text-align:center;">JUDUL DI TENGAH</h1>
         <h1 style="text-align:left;">JUDUL DI KIRI</h1>
         <h1 style="text-align:right;">JUDUL DI KANAN</h1>   
</body>
</html> 

Belajar membuat HTML style

Penggabungan Nilai attribute style.

pada penerapan contoh - contoh diatas, saya mengajarkan dengan hanya satu nilai style saja, bagaimana jika digabungkan misalnya, memberi warna dan memberi ukuran. apakah bisa ? , semua bisa sob. asalkan nilai attribute stylenya benar, contoh sederhanya berikut ini :
<h1 style="text-align:center; font-size:150%; color:red; ">JUDUL DI TENGAH</h1>
tiap nilai value cukup di tutup seperti biasa dengan tanda titik koma ";" dan selanjutnya di lanjutkan nilai value attribute kedua dan seterusnya.

pada umumnya ini adalah pembelajaran pada CSS , HTML juga bisa memiliki nilai attribute style yang banyak. namun membuat pengkodingan HTML jadi kurang rapi dan rumit.

mungkin sampai sekian dulu artikel pembelajaran HTML kali ini, baca update artikel saya yang lainnya, dan jangan pernah segan dan berhenti belajar , semangat :) . jangan lupa juga terus mampir dan belajar disini. thanks.

Belajar Membuat Tabel pada html dengan (tag tabel)

Belajar Membuat Tabel pada html dengan tag <tabel> - pada posting kali ini saya akan membahas dan mengajarkan tentang membuat tabel di HTML , tentunya dengan mudah untuk anda pelajari. langsung saja simak berikut ini.

sebelumnya telah saya ajarkan tentang penggunaan attribut title pada html ,maka sekarang kita naik 1 tangga mempelajari bahasa web html dengan membuat sebuah tabel di dalam halaman web browser.

TAG - TAG TABEL :

kita ketahui terlebih dahulu beberapa tag yang di pakai untuk membuat sebuah tabel di dalam HTML, untuk membuat tabel di HTML kita membutuhkan 3 tag yaitu , tag <tr> , tag <td> , dan tag <tagbel> .
  • TAG <tabel> tag pembuka untuk memulai membuat tabel.
  • TAG <tr> atau Tabel row , digunakan untuk membuat baris dari tabel.
  • TAG <td> atau Tabel data, Digunakan untuk meletakkan sebuah data dari tabel.
berikut ini salah satu contoh struktur codenya :

TABEL 1 KOLOM 1 BARIS  :

<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
   <title>MEMBUAT TABEL</title>
</head>
<body>
<h1>Belajar HTML membuat Tag Tabel</h1>
<table border="1">
    <tr>
        <td>Baris 1, Kolom 1</td>
    </tr>
</table>
</body>
</html>

TABEL 3 KOLOM 1 BARIS  :

<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
   <title>MEMBUAT TABEL</title>
</head>
<body>
<h1>Belajar HTML membuat Tag Tabel</h1>
<table border="1">
    <tr>
        <td>Baris 1, Kolom 1</td>
        <td>Baris 1, Kolom 2</td>
        <td>Baris 1, Kolom 3</td>
    </tr>
</table>
</body>
</html>


CONTOH PENAMBAHAN BARIS  :

<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
   <title>MEMBUAT TABEL</title>
</head>
<body>
<h1>Belajar HTML membuat Tag Tabel</h1>
<table border="1">
    <tr>
        <td>Baris 1, Kolom 1</td>
        <td>Baris 1, Kolom 2</td>
        <td>Baris 1, Kolom 3</td>
    </tr>
    <tr>
        <td>Baris 2, Kolom 1</td>
        <td>Baris 2, Kolom 2</td>
        <td>Baris 2, Kolom 3</td>
    </tr>
    <tr>
        <td>Baris 3, Kolom 1</td>
        <td>Baris 3, Kolom 2</td>
        <td>Baris 3, Kolom 3</td>
    </tr>
</table>
</body>
</html>
Belajar Membuat Tabel pada html dengan (tag tabel)
Keterangan :
pada tag tabel disitu tertulis attribut border=1 artinya, tabel akan mencipatakan sebuah garis dengan ukuran 1px  atau ukuran pixel. maka browser akan menampikan sebuah garis tepi yang mempunyai garis . jika tanpa border anda tidak akan melihat sebuah garis.

sebelum penerapan code CSS , para programmer banyak menggunakan coding tampilan di HTML terutama pada tag tabel, ini membuat code HTML tampak lebih rumit, namun dengan kemajuan bahasa pemrograman penggunaan CSS pada HTML sangat minim digunakan bahkan ditinggalkan, dan lebih banyak digunakan tampilannya pada CSS.
sebenarnya ada lebih banyak tag - tag mengenai HTML code ini, mungkin di next posting akan saya bahas dengan lebih mendetail tentang tag-tag membuat sebuah tabel pada HTML . pada database banyak yang menerapkan sebuah tabel pada halaman web. kegunannya beragam dari menginput data ataupun mengeluarkan hasil data.

saya rasa sampai disini dulu artikel kali ini mengenai Membuat Tabel pada html, jika anda kebingungan dapat bertanya pada form komentar yang telah tersedia dibawah artikel ini, saya akan siap mengajarkan dan menjawab apa yang kalian bingungkan tentang penggunaan tag <table> , tag <tr> , tag <td> . thanks.

Menggunakan Judul Attribute Pada HTML

Menggunakan Judul Attribute Pada HTML - posting kali ini saya akan membagikan tentang penggunaan attribut title pada HTML,

pada attribut terdapat nilai value yang akan di cetak setelah penerapan attribut, saya mempunyai contoh kasus dibawah ini, disini saya memakai struktur HTML Sederhana :

<!DOCTYPE html>

<html>

     <body>

     <head>

            <title>Belajar HTML</title>

      <head>

         <h1>Mengenai HTML Tittle Attribut</h1>

         <p title="tentang situs itjenius">

         Itjenius merupakan sebuah situs yang mengajarkan bahahasa web, dan program secara mendasar, dan itjenius membagikan sebuah info terbaru seputar kemajuan teknologi.</p>

          <p>

            <b>letakkan cursor anda pada text deskripsi itjenius di atas , maka akan terlihat sebuah pesan kecil yang muncul dari judul attribut tersebut</b>

          </p>

  </body>

</html>


Keterangan : 
- dari kode HTML diatas dapat saya jelaskan bahwa, nilai attribut judul akan tampil pada text paragraf deskripsi tentang situs saya itjenius, dengan menampilkan sebuah pemberitahuan kecil atau biasa di sebut tooltip yang berada didekat kursor dengan keterangan "TENTANG SITUS ITJENIUS". seperti output gambar dibawah ini :

Menggunakan Judul Attribute Pada HTML

Membuat LEBIH tittle atribut :


<!DOCTYPE html>
<html>
     <body>
     <head>
            <title>Belajar HTML</title>
      <head>
         <h1>Mengenai HTML Tittle Attribut</h1>

         <p title="tentang situs itjenius">
        
1. Itjenius merupakan sebuah situs yang mengajarkan bahahasa web, dan
program secara mendasar, dan itjenius membagikan sebuah info terbaru
seputar kemajuan teknologi.</p>

          <p>

          <p title="DATA WEB">

           2. SAYA SEDANG BELAJAR BAHASA WEB MENGENAI ATTRIBUTE TITLE</p>

          <p>

          <p title="DATA PROGRAMER"><b>

           NAMA : MUHIDDIN<br/>JURUSAN : T. Informatika s.1<br/>PEMBAHASAN : BASIC WEB<b></p>

          <p>
           
<b>letakkan cursor anda pada text deskripsi di atas ,
maka akan terlihat sebuah pesan kecil yang muncul dari judul attribut
tersebut</b>
          </p>

  </body>
</html>


keterangan :
  • Attribut judul yang pertama akan menampilkan sebuah tooltip pemberitahuan TENTANG SITUS ITJENIUS.
  • yang kedua tentang DATA WEB
  • yang ketiga tentang DATA PROGRAMER
OUTPUTNYA AKAN TAMPIL SEPERTI INI :

Menggunakan Judul Attribute Pada HTML
Buatlah contoh sederhana penggunaan attribute title seperti diatas, dengan terbiasa pastinya akan menjadi mudah. pada kasus halaman web ,attribute ini sebagai pemberitahuan tentang judul atau tentang text yang ada pada halaman tersebut.

seiiring perkembangan web coding HTML ,penggunaan atribute masih dipakai namun ada yang lebih bervariasi dengan penambahan style contohnya penerapan tooltip dengan efek hover atau penambahan CSS coding dan jquary 
sekian dari artikel kali ini tentang Menggunakan Judul Attribute Pada HTML, semoga dapat bermanfaat. thanks.

Belajar Parameter Dalam Procedure pascal

Belajar Parameter Dalam Procedure pascal - posting kali ini melanjutkan posting sebelumnya tentang Pelajari Memanggil Procedure pascal lebih Lanjut, sekarang saya akan membagikan materi tentang Parameter Dalam Procedure pascal, langsung saja disimak berikut ini.

Parameter Procedure.

 pada umumnya parameter yang dikirim dari modul utama (program utama) ke modul procedure disebut dengan "Parameter Nyata (Actual Parameter)" dan parameter yang ada dan di tuliskan pada judul procedure disebut dengan "parameter formal (formal parameter)".

proses pengiriman data dari actual parameter ke formal paameter disebut dengan "parameter passing" baik secara "pass by value atau pass by reference". Parameter secara acua adalah parameter formal dan parameter actual harus bertipe sama.

parameter secara value (pass by value)

dalam deklarasi parameter, jika kata var tidak ditulis,, maka parameter disebut parameter nilai atau value parameter, yang artinya bahwa parameter tersebut hanya mengambil nilai dari parameter actual yang sesuai. nilai parameter aslinya tidak akan berubah meskipun parameter formalnya mengalami perubahan.

Bentuk Umum :
PROCEDURE nama procedure (variabel 1, variabel 2, ... Variabel n : Type data);

Contoh :
  1. Procedure satu (A,B,C,D :Integer);
  2. Procedure satu (A :integer, B,C,D:real); 

    Parameter Secara Acuan (pass By Reference)

    Perubahan yang terjadi pada nilai parameter formal di procedure akan mempengaruhi nilai parameter nyata. dideklarasikan dengan kata var.

    Bentuk Umum :
    PROCEDURE Nama Procedure (Var Variabel 1, Variabel 2, ...Variabel n : Type Data);

    Contoh :
    Procedure Satu (var A,B,C,D : integer);

    CONTOH PROGRAM MENGHITUNG JUMLAH NILAI A+B :
    program penjumlahan;
    uses crt;
    procedure contoh (A,B :integer);
    Var C :integer;
    begin 
           C:=A+B;
           write('Nilai C : ' ,C);
    end;
           var x,y:integer;
            begin
                   clrscr;
                   write('Nilai x = ');readln(x);
                   write('Nilai y = ');readln(y);
             contoh(x,y);
             readln;
    end.

    Keterangan :
    • Disini saya akan menjelaskan kepada teman - teman sekalian bahwa , Procedure menyatakan untuk menghitung nilai 2 variabel A dan B dan menghasilkan nilai C. dimana C telah di tulis "C = nilai a di tambah nilai b" yang  akan di input melalui statement pernyataan x dan y .
    • maka untuk menampilkan A dan B dari procedure, teman - teman harus membuat statement setelahnya procedure, dengan membuat variabel baru contoh di atas adalah variabel X dan Y.
    • variabel X di statement = variabel A di procedure.
    • variabel Y di statement = variabel B di procedure.
    • Bagaimana memanggil procedure C ?, Nahh procedure C tidak perlu lagi dipanggil. karena procedure C adalah Output yang nantinya di hasilkan dari variabel X dan Y dan variabel C juga telah dideklarasikan pada procedure. maka teman-teman hanya perlu mengetik (memanggil procedure) dan di tambah dengan variabel statement yaitu X dan Y. ,. ,. seperti ini "contoh(x,y);"
    • Contoh merupakan Perintah dari nama procedure contoh.
    • dan X , Y adalah variabel dari statement.
    saya rasa cukup jelas yahh tentang procedure ini, dan sangat mudah . hanya perlu mendeklarasikan di awal dan akan di kerjakan di akhir statement, dengan memanggilnya. untuk ouput dari kode diatas akan jadi seperti ini :

    Nilai x = (di input dari keyboard)
    Nilai y = (di input dari keyboard)
    Nilai C = (hasil otomatis dari x+y)

    ada beberapa contoh Program Parameter Procedure dalam pascal yang telah saya buat , teman - teman bisa clik judul dibawah ini / klik saja gambarnya:

    kumpulan contoh perintah program pascal parameter procedure

    kumpulan contoh perintah program pasal parameter procedure - pada posting kali ini saya akan membagikan tentang contoh - contoh program parameter procedure pascal, bagi anda yang ingin mencari contoh program pascal dengan menggunakan perintah parameter procedure dapat melihat beberapa program dibawah ini :

    agar anda dapat membedakan contoh program parameter procedure dengan yang hanya memakai deklarasi bentuk umum biasa, saya telah membuat contoh sebuah program sederhana deklarasi bentuk umum biasa tanpa parameter procedure, dibawah ini :

    Contoh program procedure biasa :

    program prosedure;
    uses crt;
    procedure biodata;
    begin
    writeln('+++++++++++++');
    end;

    var ket:string;

    begin
    clrscr;
    biodata;
    writeln('----DATA MAHASISWA----');
    write('nama : ');readln(ket);
    write('npm : ');readln(ket);
    write('jurusan : ');readln(ket);
    write('kelas : ');readln(ket);
    write('fakultas : ');readln(ket);
    write('alamat : ');readln(ket);
    biodata;
    readln;
    end.

    ket :
    pada contoh program procedure biasa diatas, program hanya memanggil deklarasi biodata yang mana deklarasinya hanya berupa tanda (++++++++++) , dan selanjutnya hanya terdiri dari statements biasa pada pascal.

    Outputnya akan menjadi seperti ini :

    ++++++++++++++++++++++
    ----DATA MAHASISWA----
    nama        : (input dari keyboard)
    npm         : (input dari keyboard)
    jurusan     : (input dari keyboard)
    kelas        : (input dari keyboard)
    fakultas    : (input dari keyboard)
    Alamat     : (input dari keyboard)
    ++++++++++++++++++++++ 
    dari contoh diatas telah saya terangkan tentang procedure biasa, dan pada contoh - contoh program dibawah ini adalah beberapa contoh program PARAMETER PROCEDURE. 

    Contoh program parameter procedure "menghitung penjumlahan":

    program prosedure;
    uses crt;
    procedure hitung(a,b:integer);
    var c:real;
    begin
    c:=a+b;
    writeln('hasil dari penjumlahan : ' ,c:0:2);
    end;

    var NU,N:integer;

    begin
    clrscr;
    writeln('program hitung penjumlahan');
    write('masukkan angka pertama : ');readln(N);
    write('masukkan angka kedua : ');readln(NU);
    hitung(N,NU);
    readln;
    end.
    ket :
    pada contoh program parameter procedure diatas, program memanggil deklarasi hitung yang mana deklarasinya berupa rumus c:=a+b , dan selanjutnya memasukkan sebuah angka pada statements dengan variabel baru yang mana variabel ouput akan dipanggil dengan perintah hitung(N,NU).

    Outputnya akan menjadi seperti ini :
    kumpulan contoh perintah program pascal parameter procedure
     

    Contoh program parameter procedure "KONVERSI SUHU CELCIUS KE FAHRENHEIT" :

    program prosedure;
    uses crt;
    procedure konversi(f:integer);
    var e:real;
    begin
    e:=9/5*f+32;
    writeln('hasil konversi suhu : ' ,e:2:0);
    end;

    var cel:integer;

    begin
    clrscr;
    writeln('konverai suhu celcius ke fahrenheit ');
    write('masukkan angka suhu celcius : ');readln(cel);
    konversi(cel);
    readln;
    end.
    ket :
    pada contoh program parameter procedure diatas, program memanggil deklarasi konversi yang mana deklarasinya berupa rumus e:=9/5*f+32, dan selanjutnya memasukkan sebuah angka pada statements dengan variabel cel yang mana variabel ouput akan dipanggil dengan perintah konversi(cel).
    Outputnya akan menjadi seperti ini :
    kumpulan contoh perintah program pascal parameter procedure

    Contoh program parameter procedure "KONVERSI SUHU CELCIUS KE REAMUR" :

    program prosedure;
    uses crt;
    procedure konversidua(c:integer);
    var e:real;
    begin
    e:=4/5*c;
    writeln('hasil konversi suhu : ' ,e:2:0);
    end;

    var cel:integer;

    begin
    clrscr;
    writeln('konverai suhu celcius ke reamur');
    write('masukkan angka suhu celcius : ');readln(cel);
    konversidua(cel);
    readln;
    end.
    ket :
    pada contoh program parameter procedure diatas, program memanggil deklarasi konversidua yang mana deklarasinya berupa rumus e:=4/5*c, dan selanjutnya memasukkan sebuah angka pada statements dengan variabel cel yang mana variabel ouput akan dipanggil dengan perintah konversidua(cel).
    Outputnya akan menjadi seperti ini :
    kumpulan contoh perintah program pascal parameter procedure

    Contoh program parameter procedure "KONVERSI DOLLAR KE RUPIAH" :

    program prosedure;
    uses crt;
    procedure dolarkurs(g:integer);
    var h:real;
    begin
    h:=g*14000;
    writeln('hasil kurs dolar ke rupiah : Rp. ' ,h:8:2);
    end;

    var dolar:integer;

    begin
    clrscr;
    writeln('Kurs dollar ke rupiah');
    write('masukkan angka dollar : $.');readln(dolar);
    dolarkurs(dolar);
    readln;
    end.
    ket :
    pada contoh program parameter procedure diatas, program memanggil deklarasi doarkurs yang mana deklarasinya berupa rumus h:=g*14000, dan selanjutnya memasukkan sebuah angka pada statements dengan variabel dolar yang mana variabel ouput akan dipanggil dengan perintah dolarkurs(dolar).
    Outputnya akan menjadi seperti ini :
    kumpulan contoh perintah program pascal parameter procedure
    saya rasa itulah contoh - contoh diatas, beberapa program sederhana dari parameter procedure, saya akan update lebih banyak lagi di next artikel selanjutnya. thanks

    Program Menghitung Bilangan Pangkat di Pascal

    Program Menghitung Bilangan Pangkat di Pascal - hello sobat, posting kali ini saya akan membagikan tentang bahasa program pascal, cara Menghitung Bilangan Pangkat di Pascal atau menggunakan program pascal.

    pada program yang akan saya buat menggunakan Deklarasi tipe FUNGSI sedikit bahasan tentang bentuk umum dari fungsi sebelum kita mengetahui tentang penerapan pada struktur fungsi program menghitung bilangan pangkat pada pascal :

    bentuk umum dari fungsi :
              function identifier (daftar parameter) : type;
              begin
              statement
              end;

    keterangan :
    function                : Deklarasi suatu fungsi
    Identifier               : Nama Fungsi
    Daftar Parameter  : Parameter yang akan digunakan dalam fungsi
    Type                    : Tipe data dari nilai fungsi yang dihasilkan

    berikut saya akan terapkan bentuk umum Fungsi di atas pada program menghitung bilangan pangkat :
    program mpangkat;
    uses crt;
    var a,np:integer;
    function pangkat(x:integer):real;
    var hasil:real;
    begin
    hasil:=exp(x*ln(a));
    pangkat:=hasil;
    end;
    begin
    clrscr;
    writeln('=====menghitung bilangan pangkat=====');
    writeln('=====================================');
    write('Masukkan Angka : ');readln(a);
    write('Masukkan Nilai pangkat ? ');readln(np);
    write('Maka hasil dari ',a,'^',np,' adalah ',pangkat(np):2:0);
    readln;
    end.

    OUTPUTNYA SEPERTI BERIKUT :

    1. contoh saya mencari 5^6 (5 pangkat 6) ?

    Masukkan Angka : 5 (di input dari keyboard)
    Masukkan Nilai pangkat : 6 (di input dari keyboard)
    Maka hail dari 5^6  adalah :  15625
    Program Menghitung Bilangan Pangkat di Pascal

    KETERANGAN PROGRAM : 
    dari program diatas saya akan menjelaskan struktur deklarasinya dan statementnya, :
    • fungsi pangkat mempunyai tipe data REAL,
    • exp :  digunakan untuk menghitung nilai pangkat ke n .
    • variabel a:integer adalah variabel yang di gunakan untuk memasukkan angka utama.
    • variabel np:integer adalah variabel yang di gunakan untuk memasukkan nilai pangkat pada angka utama.
    • terakhir FUNGSI PANGKAT akan dipanggil dengan menghitung variabel a dan np yang mana fungsi pangkat telah di deklarasikan pada FUNGSI dengan sebuah rumus.
    mungkin sekian dari posting saya kali ini semoga dapat bermanfaat bagi anda yang sedang mencari tugas ini :D terutama buat teman - teman kuliah saya, thanks.

    jangan lupa baca artikel saya yang lainnya, dan jika ada pertanyaan boleh komen dibawah posting artikel ini yang telah saya sediakan. dan jika ingin berbagi artikel ini kepada teman sosial anda klik salah satu sosmed share yang berada tepat di bawah tulisan ini :

    Pelajari Memanggil Procedure pascal lebih Lanjut

    Pelajari Memanggil Procedure pascal lebih Lanjut - hello sobat, posting kali ini tentang kelanjutan dari procedure pada pascal , sekedar mendalami dan jauh lebih kita mengerti tentang apa itu procedure pada pascal serta perbedaannya dengan temannya yaitu function atau fungsi.
    Pelajari Memanggil Procedure pascal lebih Lanjut
    pada semester 1, metode procedure pascal telah di pelajari namun entah mengapa disemester II kembali lagi mempelajari tentang procedure, mungkin ini lebih mendetail untuk mempelajari dan mengenal procedure pada pascal. 

    Kita ketahui terlebih dahulu aturan umum dalam Procedure :

    Program judul program ;
               procedure judul procedure;
               begin
               ..............................
               .............................
               end;
    begin
              .............................
              ............................
              end.

    keterangan :
    1. Lokasi deklarasi procedure ,berada tepat sebelum blok utama program.
    2. Deklarasi yang berbeda Dalam Procedure berlaku Lokal.
    3. Sama Seperti penerapan kode pascal pada umumnya, Procedure diawali dengan begin dan diakhiri dengan end lalu dikuti dengan tanda titik koma (;) .
    4. Nama Procedure adalah identifier.
    5. Setelah Nama Procedure , dapat di deklarasikan argument / parameter yang akan di passing ke procedure tersebut.

    DEKLARASI PROCEDURE.

    Deklarasi pada procedure pascal meliputi 3 bagian utama, seperti pada program awal / utama, yaitu terdapat Kepala (atau header) Procedure, Bagian deklarasi, dan terakhir bagian tubuh (atau body) procedure.

    Bentuk Umum :

    PROCEDURE Nama Procedure ( Letak Daftar Parameter formal / argument )
    Bagian Deklarasi
        BEGIN
        Statement 1;
           Statement 2;
           End;

    Variabel Lokal dan variabel global.

    Variabel lokal atau konstanta, suatu variabel yang dapat di deklarasikan di dalam sebuah procedure pascal dan hanya dapat diamati dalam procedure tersebut.

    CARA MEMANGGIL PROCEDURE PASCAL.

    Bentuk Umum :
    Nama Procedure / Pengenal (Daftar parameter Actual) ;

    Contoh Program ;
    Program Contoh;
    uses crt;
    Procedure garis;
    begin
    writeln('------------------')
    end;
    begin
    clrscr;
    Garis;
    writeln('PASCAL')
    Garis;
    readln;
    end.
    dari Program diatas akan menampilkan output program procedure seperti ini :
    - - - - - - - - - - - - - - - -
    PASCAL
    - - - - - - - - - - - - - - - -
    keterangan logika pada program procedure diatas :
    • dimana pada procedure telah dinyatakan bahwa procedure garis adalah ('------------') .
    • maka pada statement 1 , jika di tambah dengan perintah "garis;" program akan memerintahkan (mengerjakan) untuk memanggil procedure garis di atas, 
    • untuk percobaan, cobalah anda ubah tanda garis-garis ('----------') dengan tanda lain, secara otomatis pasti tanda tersebut akan mengikuti pada statement 1. 
    CONTOH LAIN MENAMBAHKAN VARIABEL STRING DI DALAM PROCEDURE : 

    Program Contoh;
    uses crt;
    Procedure mahasiswa;
    begin
    writeln('++++++++++++++')
    end;
    var ket:string;
    begin
    clrscr;
    mahasiswa;
    write('NAMA : ');readln(ket);
    write('NPM : ');readln(ket);
    write('JURUSAN : ');readln(ket);
    write('FAKULTAS : ');readln(ket);
    mahasiswa;
    readln;
    end.
      outputnya akan menjadi seperti ini :
      +++++++++++++++++++++++++
      NAMA          : (input dari keyboard)
      NPM             : (input dari keyboard)
      JURUSAN    : (input dari keyboard)
      FAKULTAS  : (input dari keyboard)
      +++++++++++++++++++++++++
      Keterangan :
      pada contoh diatas, hanya menambahkan sebuah variabel setelah procedure yang kemudian di kerjakan pada statement, dan sebelum statement hanya di tambahkan perintah pemanggil procedure yaitu mahasiswa; dengan perintah tampilan procedure ('+++++++++++++').

      untuk konsep selanjutnya tentang procedure di pascal dengan penambahan perintah variabel di dalam procedure, serta di kerjakan pada procedure, anda dapat membacanya di posting saya selanjutnya. tentang BELAJAR PARAMETER DALAM PROCEDURE PASCAL .

      sekian dari posting ini, semoga dapat bermanfaat bagi teman - teman , jika kebingungan dapat bertanya di form komentar di bawah menggunakan G+ ataupun akun facebook, dan saya akan menjawab pertanyaan kalian semua selagi tidak dalam keadaan sibuk ^_^ thanks.